• Translate

11/03/2014

Jenis-Jenis Topologi dan Tipe Jaringan Komputer

Tutorial Network |

Advertisement

1.4 Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan komputer adalah infrastruktur fisik jaringan komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan LAN. Topologi jaringan dapat dibedakan menjadi:
  1. Topologi point to point.
  2. Topologi Bus.
  3. Topologi Star.
  4. Topologi Tree.
  5. Topologi Ring
  6. Topologi Mesh.
1.    Topologi point to point
Merupakan topologi yang menggambarkan bagaimana cara kita menghubungkan infrastruktur jaringan antar node (komputer) secara langsung. Berikut merupakan gambar topologi point to point:

Gambar 1.6 Topologi Point to point
Gambar 1.6 Topologi Point to point

Keuntungan topologi point to point:
  • Tanpa menggunakan concentrator (hub atau switch).
  • Biaya murah.
  • Pemeliharaan mudah.
  • Transfer pertukaran data dengan teknik sharing folder.
  • Instalasi jaringan sangat sederhana.
  • Peralatan jaringan sederhana. 
Kerugian topologi point to point:
  • Jumlah terminal terbatas (hanya 2 komputer).
  • Jika salah satu node (komputer) ada yang rusak maka jaringan tidak dapat difungsikan.
  • Jika terjadi pengiriman paket data bersamaan, maka akan terjadi collesion (tabrakan data).
2.   Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan komputer yang menggunakan sebuah kabel utama (backbone) sebagai tulang punggung jaringan. Topologi ini menggunakan T-connector sebagai penghubung antar node dan Terminator sebagai penutup di ujung-ujung kabel utama.

Gambar 1.7 Topologi Bus
Gambar 1.7 Topologi Bus

Keuntungan topologi bus:
  • Transfer pertukaran file, data dengan menggunakan teknik sharing folder.
  • Tanpa menggunakan hub atau concentrator.
  • Cocok digunakan untuk area yang tidak luas (laboratorium, kantor)
  • Dapat dipakai untuk tipe jaringan komputer work group (peer to peer) atau client - server.

Kerugian topologi bus:   
  • Penambahan terminal node, akan menyebabkan gangguan aktifitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Sulit dalam perawatan jaringan.
  • Jika salah satu konektor pada node ada yang rusak, maka aktifitas jaringan tidak dapat digunakan.
  • Jika lalu lintas data terlalu tinggi dapat terjadi kemacetan (congestion).
  • Diperlukan repeater untuk menguatkan sinyal pada pemasangan jarak jauh.
3.    Topologi Star.
Topologi Star adalah topologi jaringan komputer yang menggunakan concentrator (hub atau switch) sebagai pengatur paket data.

Gambar 1.8 Topologi Star
Gambar 1.8 Topologi Star
Keuntungan topologi star:
  • Dapat digunakan untuk sistem jaringan workgroup (peer to peer) atau client-server.
  • Transfer pertukaran file, data dengan menggunakan teknik sharing folder.
  • Memungkinkan untuk penambahan node pada saat jaringan aktif jadi untuk penambahan node jaringan tidak perlu dimatikan.
  • Jika salah satu node ada yang rusak, sistem jaringan tetap dapat beraktifitas.
  • Mudah di hubungkan dengan jaringan lain.
  • Mudah dalam perawatan jaringan.
Kerugian topologi star:
  • Biaya agak mahal, karena menggunakan hub atau switch.
  • Hub atau switch merupakan kunci dari aktifitas jaringan, jika hub atau swicth rusak maka aktivitas jaringan akan berhenti (jaringan rusak).
  • Bila menggunakan hub (concentrator) dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan terjadi collision (tabrakan data).
4.   Topologi Tree
Topologi Tree merupakan kombinasi dari topologi bus dengan topologi star (star - bus). Dalam topologi ini tidak semua node (komputer) mempunyai kedudukan yang sama. Node dengan kedudukan yang tinggi menguasai node di bawahnya, sehingga node yang terbawah sangat tergantung pada node di atasnya. Penerapan topologi ini biasa digunakan pada infrastruktur jaringan LAN antar dua gedung. Adapun gambar dari topologi ini adalah sebagai berikut:

Gambar 1.9 Topologi Tree
Gambar 1.9 Topologi Tree

5.    Topologi Ring
Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindari terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data yang cepat.
Semua komputer yang saling tersambung membentuk lingkaran (seperti bus tetapi ujung-ujungnya disambung). Data yang dikirim diberi address tujuan sehingga dapat menuju komputer yang dituju. Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang mempunyai berfungsi:
  • Listen state: selama penerimaan bit, repeater juga melakukan modifikasi pada bit yang diterima dan diteruskan kembali (dibutuhkan 1 bit delay).
  • Transmit state: jika station hendak mengirim, maka repeater akan mengirimkannya melalui outgoing link.
  • Bypass state, bit dikuatkan dan langsung diteruskan ke repeater berikutnya.

Gambar 1.10 Topologi Ring
Gambar 1.10 Topologi Ring

Keuntungan topologi ring:
  • Pemeliharaannya mudah
  • Dapat menggunakan kabel fiber optik
  • Jarak jangkauan lebih jauh daripada bus
  • Laju data (transfer rate) tinggi
  • Dapat melayani lalu lintas data yang padat
  • Tidak diperlukan pengendali pusat (hub/switch),maka relatif lebih murah
  • Komunikasi antar terminal mudah
Kerugian topologi ring:
  • Jika ada satu repeater mati, jaringan mati.
  • Penambahan atau pengurangan terminal sangat sulit.
  • Kerusakan pada media pengirim dapat menghentikan kerja seluruh jaringan.
  • Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan.
  • Tidak kondusif untuk pengiriman suara, gambar dan data.

6.    Topologi Mesh
Pada topologi ini semua komputer saling terkoneksi satu sama lain dan penerapannya pada jaringan WAN (Wide Area Network). Sebagai contoh jaringan internet dan gambar dari topologi ini adalah sebagai berikut: 

Gambar 1.11 Topologi Mesh
Gambar 1.11 Topologi Mesh

1.5 Tipe Jaringan
Dilihat dari tingkatan hak akses dan kedudukan komputer dalam jaringan, tipe jaringan komputer dibagi menjadi:
  • Peer to peer
Pada jaringan tipe ini semua komputer yang tergabung dalam sistem mempunyai kedudukan yang sama.

Gambar 1.12 Jaringan peer to peer.
Gambar 1.12 Jaringan peer to peer.
  • Client Server.
Pada jaringan ini masing-masing komputer yang terhubung dalam sistem mempunyai kedudukan dan hak akses yang berbeda. Contoh komputer server, tentu akan mempunyai hak akses yang berbeda dengan komputer client.

Gambar 1.13 Jaringan clint server
Gambar 1.13 Jaringan clint server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas (resource) komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas (resource) yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Lanjut ke Bagian Komponen Jaringan Komputer dan Implementasinya

Disqus
Blogger
Comment
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>, and please parse the code in the parser box below.
Show Parser Box

No comments Add Comment

Comments not appropriate topic will sign SPAM.