• Translate

6/23/2014

Landasan Teori Aplikasi Mobile Commerce Reservasi Tiket Pesawat Berbasis WAP

Tutorial WAP |

Advertisement

Landasan Teori Aplikasi Mobile Commerce Reservasi Tiket Pesawat Berbasis WAP

2.1. Reservasi Tiket Pesawat Terbang

Pada awalnya, teknologi WAP memberikan harapan bagi sebagian besar pengguna ponsel untuk bisa mengakses internet dari lokasi manapun. Tetapi pada realisasinya, pengguna ponsel mengalami kesulitan dalam mengakses situs-situs WAP. Kecepatan yang rendah dalam melakukan koneksi ke internet, membuat user mulai kurang berminat menggunakan WAP pada ponselnya. Karena semakin lambat koneksi yang diperoleh, semakin besar pula pulsa yang ditanggung. Saat ini, kecepatan transfer data untuk ponsel WAP yang beredar dipasaran (menggunakan GSM) hanya mencapai 9,6 sampai 22,8 kbps. Masih jauh dari kecepatan transfer data yang biasanya dilakukan melalui modem. Biaya yang digunakan juga dapat membengkak hingga sepuluh kali lebih mahal dibandingkan jika menggunakan PC.

Akan tetapi, sejumlah layanan perusahaan pembuat perangkat ponsel dan jasa layanannya telah meluncurkan teknologi GPRS (General Packet Radio Service) yang mampu meningkatkan kecepatan transfer data setara modem sebesar 115 KBps. Dengan demikian, impian untuk dapat mengakses layanan internet secara cepat menggunakan ponsel menjadi semakin nyata. Walaupun mulai banyak ponsel yang diproduksi dengan teknologi GPRS, berbagai pihak masih menunggu diluncurkan teknologi 3G (2MBps) yang kecepatannya mampu mencapai 2MBps yang melebihi kecepatan GPRS.

Salah satu aplikasi WAP yang dapat digunakan melalui WAPsite adalah aplikasi m-commerce yaitu mengenai sistem reservasi tiket, sebagai contoh aplikasi  m-commerce yang dapat digunakan adalah sistem reservasi tiket pesawat terbang on-line berbasis WAP. Dalam sistem ini, pengaksesan data informasi dan pemesanan tiket pesawat dapat dilakukan melalui sebuah ponsel yang di dalam tersedia fasilitas WAP-Ready maupun GPRS secara lebih mudah dan cepat. 

 Definisi m-commerce adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui wireless hand-held devices seperti telephone mobile, personal digital assistant (PDA), mp3, kamera digital, handheld gaming devices, dan komputer (Sojen Pradhan, 2003 ). Jadi selama terjadi transaksi atau perpindahan uang dengan perantaraan mobile devices maka dapat dikategorikan sebagai m-commerce.  

Ponsel yang berfasilitas WAP-Ready (ponsel ber-WAP) sebenarnya sama dengan ponsel-ponsel pada umumnya. Hanya saja ponsel WAP-Ready telah diberi sebuah software micro browser di dalam chip-nya sehingga dapat berhubungan dengan internet dan mengolah aplikasi WAP.

Untuk menjalankan aplikasi sistem pemesanan tiket pesawat ini, user tinggal memasukan alamat WAPsite ke dalam URL pada ponselnya. Kemudian user dapat mencari tahu jadwal keberangkatan pesawat dan melakukan reservasi tiket sesuai dengan kebutuhannya. Serta user dapat melakukan pembayaran tiket yang telah dipesan melalui pembayaran on-line. Cara kerja pembayaran seperti ini diimplementasikan untuk pembayaran mobile yang dinamakan dengan mobile debit. Keuntungan dari penggunaan pembayaran model ini adalah pada kesederhanaan proses pembayarannya. Dimana sewaktu mendaftar menjadi member,  user cukup mendaftarkan no rekening yang valid. Karena ini simulasi pembayaran secara online maka data virtual bank tersimpan di database, tapi di aplikasi server hanya akan menampilkan data nomor rekening saja sebagai validasi dengan nomor pin dan jumlah saldo member yang ada di database. Member hanya cukup memasukkan nomor kartu ATM (nomor rekening) dan nomor pin sewaktu melakukan pembayaran, lalu secara otomatis jumlah uang yang harus dibayar langsung di debit ke nomor rekening penyedia jasa tiket penerbangan.
 
Berikut adalah desain sistem aplikasi m-commerce.
Gambar 2.1  Desain Aplikasi M-Commerce
Gambar 2.1  Desain Aplikasi M-Commerce

2.2. Teknologi Jaringan Mobile/Wireless

             Dari tahun ke tahun teknologi jaringan mobile telah mengalami kemajuan yang sangat pesat dari sistem analoghingga ke sistem digital. Perkembangan ini dikategorikan menjadi standarteknologi di setiap generasi, yaitu :
  1. IG Technology (First-Generation) berkembang sebelum tahun 1997: Advance Mobile Phone System (AMPS) di Amerika Utara, Total Access Communication System (TACS) di United Kingdom, Nippon Telegraph & Telephone (NTT) di jepang, Code Division Multiple Access One (CDMAONE).
  2. 2G (1997-1999): Global Sistem for Mobile Communication (GSM) yang merupakan standar yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, Code Division Multiple Access 2000 (CDMA2000) dan High Speed Circuit Switched Data Technology (HSCDSD).
  3. 2,5G (1999-2002): General Packed Radio Sistem (GPRS) dan Enhanced Data Rate for GSM Evolution (EDGE).
  4. 3G (2002-sekarang): Universal Mobile Telephone Standard (UMTS).

2.3. Infrastruktur Jaringan Mobile/Wireless

         Di waktu lalu, pengaksesan internet dengan menggunakan peralatan wireless terbentur oleh keterbatasan wireless dan jaringannya. Semua protokol yang digunakan di internet, seperti HTTP, UDP, TLS (Transparent LAN Service) dan XML belum menemukan bentuk yang cocok dengan keadaan lingkungan wireless seperti bandwidth yang rendah, latency yang tinggi dan ketidakstabilan koneksi.

      HTML. HTTP, TLS, dan TCP tidak efisien untuk peralatan wireless, karena memerlukan sejumlah besar pengiriman data teks untuk menampilkan sebuah informasi. Terlebih lagi standar HTML tidak dapat ditampilkan pada layar yang kecil. Dengan menggunakan WAP, hal-hal tersebut dapat diatasi karena WAP memanfaatkan transmisi biner untuk kompresi data secara besar-besaran dan dioptimalkan untuk bandwidth yang rendah dan latency yang panjang.

          WML dan WML script digunakan untuk membuat WAP content. Penggunaan WML dan WML script  menimbulkan optimasi terhadap pemakaian layar ponsel yang kecil dan navigasi ponsel dalam menjelajah internet dengan menggunakan satu tangan saja.


    Disclaimer: Images, Content of articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact us here.
    How to style text in Disqus comments:
    • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
    • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
    • To write a underline letter please use <u></u>.
    • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
    • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>, and please parse the code in the parser box below.
    Show Parser Box